Pecinta Anak Yatim
Standar
Dalam surat 107 (Al-Ma’un) ayat 2 Allah SWT berfirman : “itulah orang yang
menghardik anak yatim”. Ayat tersebut merupakan jawaban dari pertanyaan yang
terdapat dalam surat yang sama, yang artinya ; “Tahukah kamu orang yang
mendustakan agama”. Dalam kajian ilmu tafsir istilah menghardik tidak saja
diartikan mencaci, memaki, memukul dan menghina, tetapi juga dapat
diinterpretasikan sebagai kesombongan karena bersikap apriori/acuh tak acuh
ketika anak yatim memerlukan bantuan termasuk juga tidak mencarikan solusi atas
kesulitan yang dialami mereka. Dalam hadits Rasulullah SAW bersabda : “Saya
bersama orang yang menyantuni anak yatim bagaikan 2 jari di dalam surga”. Merujuk
dari dua sumber hukum Islam inilah, terciptanya pondok pesantren yatim AL – HANIF. Ketika bangsa dilanda krisis aqidah dan banyaknya kemerosotan akhlak terhadap anak-anak pelajar, dengan tujuan membantu biaya
pendidikan anak yatim dan menyelamatkan meraka dari krisis aqidah.
Ada beberapa cara berbuat baik kepada anak yatim:
(1)Memberinya makan dan pakaian, serta menanggung kebutuhan-kebutuhan pokoknya.
(2)Mengusap kepalanya serta menunjukkan kasih sayang kepadanya. Tindakan ini akan mempunyai pengaruh besar terhadap kejiwaan anak yatim. Ibnu Umar rodhiyallohu รข€˜anhu jika melihat anak yatim, beliau mengusap kepalanya dan memberinya sesuatu.
(3)Membiayai sekolahnya, sebagaimana seseoang ingin menyekolahkan anaknya.
(4) Mendidiknya dengan ikhlas, sebagaimana keikhlasanya dalam mendidik anak kandungnya sendiri. Jika ia melakukan perbuatan yang mengharuskan di beri hukuman maka bersikap lemah-lembut dalam mendidiknya.
(5) Bertakwa kepada Alloh dalam mengelola harta anak yatim, jika anak yatim itu mempunyai harta kekayaan. Jangan sampai hartanya di habiskan karena menginginkan agar anak yatim itu kelak tidak meminta hartanya kembali. Sebaliknya, hartanya harus di jaga, sehinga ketika ia telah dewasa, harta tersebut dikembalikan kepadanya.
(6)Mengembangkan harta anak yatim dan bersikap ikhlas di dalamnya, sehingga hartanya tidak habis oleh zakat.
YAYASAN DAARUT TAQWA SURAKARTA
Logo
Senin, 14 April 2014
Minggu, 13 April 2014
Tentang kami
Panti Asuhan Yayasan Daarut Taqwa adalah salah satu unit dibidang sosial Yayasan Daarut Taqwa Surakarta. Panti Asuhan pertama diresmikan pada tanggal 1 Juli 2013. Yayasan ini merupakan Yayasan yang menginduk ke Yayasan Nur Hidayah Surakarta yang sebelumnya telah berdiri pada tahun 1997 yang mana kedua yayasan tersebut di Pimpin oleh ketua dewan Pembina Bp. H. Siswo Utomo.
Program Yayasan ini menyantuni dan mengasuh di asrama yatim diperuntukan bagi anak yatim yang berusia 5 tahun (TK) hingga berusia 19 tahun (lulus SMA), namun jika anak asuh mampu untuk menembus Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri, yayasan akan berusaha mencarikan sponsor bagi kuliah mereka.
Bukan hanya fasilitas sarana dan prasarana serta pendidikan (biaya sekolah) yang di sediakan oleh Yayasan Daarut Taqwa, namun juga perhatian, kasih sayang, bimbingan , motivasi agar para anak asuh tersebut dapat mandiri pada saatnya kelak.
Asrama yatim Daarut Taqwa merupakan jembatan tali asih, asah dan asuh dari para dermawan, hartawan yang ingin menyantuni mereka, namun terhambat karena faktor kesibukan, tempat tinggal dan lain-lain.
Panti Asuhan Yayasan Daarut Taqwa adalah salah satu unit dibidang sosial Yayasan Daarut Taqwa Surakarta. Panti Asuhan pertama diresmikan pada tanggal 1 Juli 2013. Yayasan ini merupakan Yayasan yang menginduk ke Yayasan Nur Hidayah Surakarta yang sebelumnya telah berdiri pada tahun 1997 yang mana kedua yayasan tersebut di Pimpin oleh ketua dewan Pembina Bp. H. Siswo Utomo.
Program Yayasan ini menyantuni dan mengasuh di asrama yatim diperuntukan bagi anak yatim yang berusia 5 tahun (TK) hingga berusia 19 tahun (lulus SMA), namun jika anak asuh mampu untuk menembus Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri, yayasan akan berusaha mencarikan sponsor bagi kuliah mereka.
Bukan hanya fasilitas sarana dan prasarana serta pendidikan (biaya sekolah) yang di sediakan oleh Yayasan Daarut Taqwa, namun juga perhatian, kasih sayang, bimbingan , motivasi agar para anak asuh tersebut dapat mandiri pada saatnya kelak.
Asrama yatim Daarut Taqwa merupakan jembatan tali asih, asah dan asuh dari para dermawan, hartawan yang ingin menyantuni mereka, namun terhambat karena faktor kesibukan, tempat tinggal dan lain-lain.
Langganan:
Postingan (Atom)